Sate Klatak Pak Pong Yang Melegenda

Siapa sih yang tidak tau makanan sate, makanan khas Indonesia ini sudah melegenda hingga mancanegara mempunyai pelanggan setia setiap kali warga asing berkunjung ke negara ini. Namun sudah hal biasa jika menikmati sate dari daging ayam maupun daging kambing dengan olahan yang sepeti itu. Perlu dicoba jika anda pergi ke kota Yogyakarta anda harus mencicipi salah satu kuliner khas kota ini yaitu Sate Klatak. Kenapa harus mencoba sate klatak ini. Pada dasarnya makanan ini tidak jauh berbeda dengan sate pada umumnya dengan daging kambing yang di tusuk – tusuk dan di bakar, namun yang membedakan adalah alat untuk menusuk dagingnya bukan dari kayu melainkan dari jeruji besi yang biasa dipakai buat sepeda. Mengapa demikian, karena hasil dari bakaran daging yang dalamnya ditusuk besi akan membuat kondisi daging bagian dalam juga matang. Maka rasa yang ditimbulkan dari sate ini begitu khas.

Dalam sejarahnya Sate Klatak ini berawal dari pada jaman dahulu ada peternak kambing di daerah Imogiri Bantul yang mempunyai banyak hewan peliharaan. Suatu hari dia ingin berbagi kepada masyarakat sekitar tentang keberhasilan usaha ternaknya, maka disembelihkanya beberapa ekor kambing dan di masak sate agar bisa dibagi rata. Karena memebutuhkan tusuk sate yang banyak, dirumahnya terdapat jeruji sepeda yang tidak terpakai. Sehingga dia menggunakan  jeruji tersebut untuk memanggag  daging kambingnya. Karena panas yang ditimbulkan tidak hanya dari luar daging tetapi dari dalam juga, maka timbulah suara klatak –klatak dari bakar satenya. Sehingga dari situ sate ini dinamakan sate klatak.

Hingga saat ini banyak sekali warung – warung yang menawarkan sate klatak sebagai pilihan kuliner di Jogja khususnya di Kabupaten Bantul. Namun ada satu warung yang menjadi idola bagi penikmat sate klatak ini, yaitu Sate Klatak Pak Pong. Warung ini berda di Jalan Imogiri km. 7 atau di sambaing stadion Sultan Agung Bantul. Tempat ini selalu rame karena memang terkenal dengan kelezatan rasa yang disajikan. Biasanya setiap hari harus mengantri untuk dapat memesan sate ini, karena pengunjung sering mengajak keluarga maupun teman – temanya untuk menikmati kelezatan hidangan sate klatak Pang Pong. Meski selalu rame tempat ini mempunyai parkir yang cukup luas, sehingga bagi pengunjung yang menggunakan mobil maupun bus akan terasa nyaman. Dalam penyajianya, biasanya satu porsi sate terdiri beberapa tusuk daging namun untuk sate klatak ini hanya dua tusuk saja dalam satu porsi. Tapi jangan salah meski hanya 2 tusuk tetapi potongan daging yang besar dan penjang bisa untuk menghabiskan nasi satu piring. Jika anda masih kurang hanya satu porsi, lebih baik anda langsung memesan lebihnya karena antrianya yang banyak akan membuat anda sabar menunggu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *